Iqbal mengatakan sebanyak 440 huntap tersebut terdiri atas 280 unit yang dibangun Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta 160 unit melalui bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi. Dengan persoalan lahan yang mulai terurai, pemerintah daerah kini berfokus pada percepatan pematangan lahan dan memastikan pekerjaan konstruksi tidak kembali menghadapi hambatan.
Perkembangan tersebut turut ditinjau Tim Monitoring dan Evaluasi Khusus Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Ketua Tim Monev Khusus Satgas PRR di Kabupaten Agam Kombes Pol Dennie Andreas Dharmawan menegaskan pentingnya pengawalan bersama karena waktu pelaksanaan hingga akhir tahun semakin terbatas.
"Waktu sudah sangat mepet. Dalam waktu yang singkat ini jangan ada kendala lagi. Oleh sebab itu, kita harus kawal semua ini," ucap Dennie.
Untuk memperkuat pengendalian pekerjaan, Pemerintah Kabupaten Agam didorong meningkatkan koordinasi dengan Polres, Kodim, Kejaksaan, dan seluruh pihak terkait.
Adapun pembentukan posko koordinasi tingkat kabupaten di bawah pimpinan Sekretaris Daerah diperlukan agar setiap persoalan teknis maupun administratif dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan.