NADIKABAR.COM β Anggota DPRD DKI Jakarta yang juga Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta jajaran Percasi DKI Jakarta tidak cepat berpuas diri meski menjuarai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2026 di Serang, Banten.
βPencapaian di Kejurnas Catur 2026 harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,β kata Hardiyanto Kenneth di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan Percasi DKI Jakarta juga akan memperluas kesempatan bagi pecatur muda, serta mempersiapkan atlet menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.
"Ke depan, kami tidak ingin berpuas diri,β kata dia.
Kenneth menyoroti Kejurnas Catur 2027 yang direncanakan berlangsung di Jakarta bertepatan dengan momentum peringatan 500 tahun atau lima abad Kota Jakarta.
Menurut dia, ini menjadi kesempatan sebagai tuan rumah untuk memperkuat pembinaan sekaligus menunjukkan kesiapan Jakarta dalam menyelenggarakan kejuaraan catur nasional.
"Ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi kami untuk membuktikan bahwa Jakarta tidak hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga terus melahirkan atlet-atlet catur berprestasi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta itu.
Kent, sapaan akrabnya, berharap keberhasilan mempertahankan gelar juara umum tersebut dapat menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus mengukir prestasi.
Sebelumnya, Percasi DKI Jakarta mengirimkan 47 atlet di Kejurnas Catur ke-51 yang digelar di Serang, Banten.
Atlet DKI Jakarta berlaga di berbagai kategori, mulai dari kategori kelompok usia U-7 hingga veteran dengan persaingan yang sangat ketat dengan keikutsertaan hampir 1.000 pecatur dari berbagai daerah di Indonesia.
Percasi DKI Jakarta berakhir di posisi puncak klasemen Kejurnas Catur 2026 dan mengungguli tuan rumah Banten yang menempati peringkat kedua dengan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.
Sementara itu, Daerah Istimewa Yogyakarta berada di posisi ketiga dengan raihan tiga emas dan satu perunggu.
Enam medali emas DKI Jakarta dipersembahkan oleh IM Satria Duta Cahaya di Kategori Open, FM Syarif Mahmud di Kategori Veteran, NM Claudio Lasama di Kategori U-19 Putra, Steven Tan di Kategori U-17 Putra, WCM Hillary Rooca Theng di Kategori U-11 Putri, serta Evelyn Tria Lienora di Kategori U-9 Putri.
Empat medali perak disumbangkan GM Novendra Priasmoro di Kategori Open, WCM Theodora Paulina Walukow di Kategori Senior Putri, Dominicus Winston Lin di Kategori U-15 Putra, dan Haidar Manaf Abrisam di Kategori U-7 Putra.
Sementara itu, tujuh medali perunggu diraih IM Gilbert Elroy Tarigan di Kategori Open, WGM Laysa Latifah di Kategori Senior Putri, Clementia Adeline di Kategori U-19 Putri, PM Uriel Noah Oloan Sidabutar di Kategori U-17 Putra, Safin Aldebaran Amir di Kategori U-13 Putra, Kyle Darrel Gunawan di Kategori U-11 Putra, serta Kaiden Kamsari di Kategori U-9 Putra.