Kerabat dan teman-teman pria itu kemudian mengantarnya langsung dari bandara ke Rumah Sakit Nairobi, di mana ia segera ditempatkan di ruang isolasi.
Pasien tersebut kemudian dinyatakan positif terinfeksi virus Ebola varian Bundibugyo dan meninggal dunia.
Sementara itu, otoritas kesehatan di Kenya telah mengidentifikasi 28 orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien meninggal dunia itu, termasuk anggota keluarga dan tenaga kesehatan.
Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penularan lebih lanjut.
Pemerintah Kenya melakukan pelacakan perjalanan pasien tersebut selama berada di Kongo dan Uganda, penerbangan menuju Nairobi, serta kontak dengan keluarga dan tenaga medis terkait.