Selain memperkuat penindakan, pemerintah secara simultan terus melakukan berbagai intervensi untuk menjaga stabilitas harga beras.

Operasi pasar, penyaluran bantuan pangan, serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus digerakkan untuk memperkuat pasokan yang dapat dijangkau masyarakat.

β€œKita sekarang operasi pasar. Kemudian bantuan pangan beras disalurkan untuk 33,24 juta orang seluruh Indonesia. Kemudian beras SPHP ada penambahan 1 juta ton untuk stabilitas harga,” ujar Amran.

Berbagai intervensi tersebut diharapkan dapat mendorong harga beras kembali bergerak turun. Amran menyatakan optimisme bahwa penguatan pasokan dan intervensi pemerintah akan segera berdampak terhadap harga di tingkat konsumen.

β€œDulu, kalau tidak ada stok, harga naik kan? Wah, menterinya salah nih. Import. Sekarang banyak beras, apa alasannya lagi? Tidak import, apa alasannya lagi? Berarti memang ada mafia dari dulu. Ini harus diberesin,” tegasnya.

Karena itu, pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional tetap dalam kondisi aman. Stok yang tersedia lebih dari 4 juta ton menjadi modal pemerintah untuk melakukan intervensi ketika dibutuhkan, termasuk memperkuat pasokan ke pasar dan masyarakat.