Menurut dia, DDPP merupakan bagian dari core competence yang harus dimiliki setiap pegawai Kementerian PPN/Bappenas. Kemampuan menelusuri masalah, menetapkan prioritas, menyusun intervensi berbasis bukti, serta menyinkronkan perencanaan dan penganggaran harus didukung oleh kemampuan memanfaatkan data dan teknologi, membangun kolaborasi lintas sektor dan wilayah, serta mengomunikasikan gagasan secara efektif.

β€œPenguasaan pengetahuan saja tidak cukup. Kita membutuhkan aparatur sipil negara yang berintegritas, profesional, adaptif, dan berani menghadirkan gagasan yang relevan untuk menjawab tantangan. Setiap pegawai berperan dalam menjaga kualitas perencanaan dan memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan pembangunan. Karena itu, teruslah belajar, jaga semangat, dan berlatihlah sepanjang perjalanan Saudara sebagai perencana,” ujar Menteri PPN.

Pesan tersebut diperkuat oleh Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard yang menempatkan keberanian profesional sebagai bagian penting dari kualitas seorang perencana.