NADIKABAR.COM — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap penyebab kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Sudaryono, lebih dari 80 persen kasus keracunan MBG yang terjadi belakangan disebabkan oleh pelanggaran standard operating procedure (SOP).
"Terkait masalah keracunan, saya kira sebagian besar, lebih dari 80 persen, itu adalah pelanggaran SOP. Yang paling banyak adalah SOP konsumsi waktu," kata Sudaryono saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Sudaryono mengatakan salah satu persoalan yang ditemukan adalah masih adanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memahami dan menjalankan SOP pengelolaan makanan dengan baik.
Pelanggaran tersebut, tim redaksi lain berkaitan dengan penyimpanan, waktu konsumsi, hingga proses penyajian makanan.
Ia mencontohkan, terdapat dapur MBG yang memiliki kapasitas produksi terbatas tetapi harus menyiapkan makanan dalam jumlah besar.