Sudaryono menargetkan sampai akhir 2026 akan ada 10 ribu dapur MBG yang CCTV-nya sudah terkoneksi dengan sistem sentral. Pihaknya juga telah menetapkan Buku Pedoman Manajemen Krisis untuk meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG.
"Kebetulan yang di SPPG Polri, kemudian ada SPPG dari instansi lain, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan lain sebagainya itu siap untuk kemudian terkoneksi lebih dulu. Kami targetkan sampai dengan akhir tahun ini minimal 5.000 sampai dengan 10.000 dapur dari 26.300 dapur tadi sudah terkoneksi dengan CCTV secara sentral yang kemudian digabungkan atau diamati melalui artificial intelligence sehingga kita bisa lakukan fungsi-fungsi pencegahan terkait pelaksanaan SOP di dapur," ujar Sudaryono.
"Kita juga sudah tetapkan ada Buku Pedoman Manajemen Krisis kalau terjadi ada keracunan, kecelakaan, dan lain sebagainya. Jadi kita barang-barang yang dulu tidak ada, kami adakan," imbuhnya.