"Pak Presiden juga menegaskan bahwa pendekatan pencegahan ke depan itu berbasis pada pencegahan presisi berbasis desa. Jadi, pencegahan presisi berbasis desa itu menunjukkan bahwa Presiden percaya masyarakat desa memiliki sense of belonging yang sangat tinggi terhadap sumber daya yang ada di sekitarnya," katanya.
Arif menambahkan rapat terbatas terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu juga membahas penguatan solusi teknologi dan ekonomi. Sejumlah teknologi yang dibahas antara lain water injection, pompa di tingkat desa, serta bahan alternatif untuk pemadaman.
Pertemuan tersebut juga membahas solusi dari sisi ekonomi, antara lain pengembangan sumber mata pencaharian masyarakat di sekitar kawasan.