NADIKABAR.COM — Ketua Umum Relawan Barisan Pembaharuan 08 (BP-08) Syafrudin Budiman meminta pemerintah tidak berpuas diri atas hasil survei Indonesia Network Election Survey (INES) yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebesar 79,3 persen.
Syafrudin dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan angka kepuasan tersebut harus menjadi dorongan bagi pemerintah untuk memperkuat kinerja dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Yang paling penting, pemerintah jangan cepat berpuas diri. Angka kepuasan publik harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras. Masih banyak persoalan yang harus diselesaikan, mulai dari pemerataan ekonomi, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, pemberantasan korupsi sampai peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
INES sebelumnya melaporkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjelang dua tahun pemerintahan mencapai 79,3 persen.
Menurut Syafrudin, hasil survei tersebut perlu dibaca secara objektif dan tidak semata-mata menjadi ukuran keberhasilan pemerintah.
"Angka 79,3 persen ini menjadi salah satu indikator bahwa masyarakat memberikan apresiasi terhadap arah pemerintahan Prabowo-Gibran. Tentu survei harus dibaca secara objektif, tetapi angka ini menunjukkan adanya tingkat penerimaan publik yang cukup tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo," ujarnya.
Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu aspek yang perlu terus dijaga di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.