Ketiga kelompok tersebut yakni SPKP Bintang Laut yang mencakup Pulau Kelapa dan Pulau Kelapa Dua, SPKP Elang Bondol di Pulau Harapan, serta SPKP Samo Samo yang mencakup Pulau Pramuka, Pulau Panggang, dan Pulau Karya.

Kemudian, pemantauan dan evaluasi akan dilakukan secara berkala setelah penanaman.

Menurut Wahyu, langkah ini bertujuan memastikan kondisi bibit tetap terjaga serta mengganti bibit yang rusak atau tidak tumbuh dengan baik.

“Kami berharap jumlah bibit sesuai target dan pertumbuhannya optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata dia.