NADIKABAR.COM — Hasil uji laboratorium terhadap sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuat puluhan murid dari 4 SD di Bantul telah keluar. Hasilnya, ada bakteri jenis Bacillus sp pada menu galantin.
"(Hasil uji laboratorium sampel MBG keluar?) Iya, sudah. Hasilnya ada Bacillus sp, sejenis bakteri. Itu (Bacillus sp) pada galantin," kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Samsu Aryanto, saat dihubungi detikJogja, Selasa (15/9/2026).
Dinkes Bantul telah mengeluarkan rekomendasi agar dapur pengolahan MBG meminimalkan kontaminasi silang. Kontaminasi silang adalah proses perpindahan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri, virus, atau parasit, bahan kimia, atau alergen dari satu permukaan, benda, atau bahan makanan ke bahan makanan lainnya.
"Jadi bahan makanan mentah itu tidak satu jalur dengan bahan makanan matang," ujar Samsu.
Diberitakan sebelumnya, kasus keracunan MBG di SDN 1 Sumberagung, Jetis, Bantul, juga terjadi di 3 SD lain di Jetis. Kasus keracunan di empat SD itu dipicu satu SPPG.