NADIKABAR.COM — Makan bergizi gratis (MBG) yang diduga menyebabkan puluhan murid dari empat SD di Jetis, Bantul, mengalami keracunan ternyata berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama.
"Menurut keterangan Dinkes, SPPG penyalur MBG ke beberapa SD itu sama dengan yang menyalurkan MBG ke SDN 1 Sumberagung," kata Ketua Komisi D DPRD Bantul, Pramu Diananto Indratriatmo, kepada wartawan di SDN 1 Sumberagung, Jetis, Bantul, Rabu (9/9/2026).
Selain terjadi di SDN 1 Sumberagung, Pramu mengungkapkan, kasus keracunan MBG juga terjadi di SD Patalan, SD Sawahan, dan SD Kembangsongo. Jumlah korban paling banyak berasal dari SDN 1 Sumberagung.
"Paling banyak tetap di SDN 1 Sumberagung," ujarnya.
Pramu meminta SPPG di Bantul agar meningkatkan pelayanan kepada murid-murid penerima MBG. Salah satunya, pengolahan makanan harus betul-betul sesuai dengan SOP.
"Jadi layanilah anak-anak kami di Bantul ini dengan baik. Tidak hanya mencari untung, tapi juga layani mereka, menu makanannya, cara mengolahnya harus sesuai SOP sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi kedepannya," ucapnya.