Albinus lalu memungut cincin tersebut dan langsung kembali ke rumahnya dengan membawa pakan ternak. Selanjutnya, ia memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnya, Yufri Sortui, dengan menunjukan cincin yang dibawanya.

Setelah dicek, Yufri langsung mengenali cincin tersebut merupakan milik ayah angkatnya bernama Yohanis Bureni. Mereka kemudian menuju ke lokasi untuk mengecak tulang belulang itu.

Sekitar pukul 11.00 Wita, warga dan keluarga mulai mengevakuasi tulang dan tengkorak manusia itu ke rumah Yufri. Keluarga juga memastikan cincin tersebut adalah milik korban yang selama ini dipakai di jari manis.