"Paling depan kan satu perangkat Kyai Guntursari itu ikut keluar lagi di depan sendiri. Setelah itu prajurit, baru gunungan, penderek, dan terakhir Penyutro," jelas Gusti Moeng.

Selain itu pihaknya mengerahkan 13 orang penari laki-laki dari Abdi Dalem Langen Toyo untuk menari di sepanjang jalan prosesi.

"Penyutronya ini sekarang kita isi para penari-penari kangkung (laki-laki) Abdi Dalem Langen Toyo, ada 13 orang. Sepanjang jalan dia akan menari. Mereka adalah para Abdi Dalem wireng (penari laki-laki)," pungkasnya.

Sementara itu, Pengangeng Sasana Wilapa PB XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay membenarkan adanya pembagian waktu untuk Wilujengan dan garebek. Hal itu diambil agar tidak terjadi gesekan massa.

"Betul supaya tidak terjadi gesekan massanya," kata Rumbay dihubungi NadiKabar.