NADIKABAR.COM — Siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) bernama Aqib (7) meninggal dunia diduga dibully kakak kelasnya. Wali murid lainnya resah terkait kasus ini.

Dilansir NadiKabar, Selasa (6/10/2026), salah satu wali murid, Antika (33), warga Kaligelang, mengaku resah dengan adanya dugaan kekerasan di sekolah. Diketahui Antika bersama wali murid lainnya dan warga sekitar menggelar aksi di SDN 1 Kebondalem, Senin (5/10/2026).

"Ya, jadi saya resah sebagai orang tua. Akhirnya saya sekalian mantau, barangkali ada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Antika.

Ia mengaku anaknya juga pernah mengalami dugaan kekerasan saat masih duduk di kelas 1 di sekolah tersebut. Ia mengungkapkan, anaknya sempat mengalami sakit hingga demam dan kesulitan buang air besar.

"Sakit, demam. Tapi karena pertama, saya selidiki sendiri. Langsung diam-diam ke sini," ujarnya.

Seorang ibu bernama Akuyas (45), warga Pemalang, yang anaknya kini duduk di kelas 4 bercerita anaknya pernah dipalak oleh kakak kelas ketika hendak menuju kantin. Akuyas mengatakan anaknya dipalak oleh murid siswa 5 dan 6.

"Ya, anak saya cerita, saat mau ke kantin atau jajan, dipalak kakak kelasnya," katanya.

Ia menyebut, dugaan pemalakan terhadap siswa di sekolah tersebut bukan hanya dialami anaknya. "Sering. Terus uang yang disimpan juga banyak yang hilang, uang saku," katanya.