NADIKABAR.COM — Kereta cepat Whoosh menjadi moda transportasi utama sektor pariwisata Jawa Barat dengan berhasil mengangkut sebanyak 127.885 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.
Data BPS Jawa Barat merekam mayoritas wisman yang memanfaatkan Kereta Cepat Whoosh turun melalui Stasiun Tegalluar Kabupaten Bandung dengan porsi dominan mencapai 87,85 persen.
"Kemudian disusul pergerakan penumpang asing di Stasiun Padalarang dan Stasiun Karawang," kata Kepala BPS Jabar Margaretha Ari Anggorowati, Kamis.
Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) secara akumulatif hingga Agustus 2026 menembus angka 149,69 juta perjalanan atau naik 5,78 persen secara tahunan (year-on-year).
Ari mengungkap, kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya menjadi destinasi favorit dengan menguasai 52,41 persen dari total tujuan perjalanan wisnus.
"Kedatangan wisatawan mancanegara via Bandara Kertajati mencapai 308 kunjungan pada Agustus 2026, melonjak 32,76 persen dibanding bulan sebelumnya," ucap Ari.
Menggeliatnya aktivitas pelesiran di Jawa Barat, tambah dia, turut mendongkrak Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Agustus 2026 di level 47,99 persen.
"Di mana Kabupaten Karawang mencatatkan TPK tertinggi sebesar 69,30 persen, diikuti Kota Depok sebesar 63,90 persen," tuturnya.