Dia bahkan mengatakan tak takut mati dan meminta agar tempat tersebut segera ditutup.

Menindaklanjuti keributan itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Polresta Tangerang menggelar rapat mediasi di Kantor Kecamatan Rajeg pada Minggu (20/9/2026) malam.

Dalam sebuah video yang diambil di tempat mediasi itu, Aji menyampaikan permohonan maaf. Ia mengucapkannya di samping Bupati Tangerang dan Kapolresta Tangerang.

"Dengan kekhilafan saya pribadi dengan kejadian tadi siang, saya menyesalinya dengan sebenar-benarnya. Jadi saya meminta maaf kepada pihak terkait jika apabila membuat resah atau membuat takut kepada saudara daripada tadi siang, kejadian tadi siang. Jadi mohon dimaafkan," kata Aji.

"Demikian permohonan minta maaf dari saya. Terima kasih. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," katanya.