Warinah menjelaskan dirinya tidak sempat membawa barang apapun. Dia menyebut yang terpenting ialah menyelamatkan diri dan keluarga.

"Itu bikin rumah tiga baris kan, tiga baris. Ya sudah habis semua itu. Ya, jadi saya nggak bisa ngapa-ngapain. Orang saya inginnya selamat aja dulu. Sampai KTP itu tadi KK semua ini minta di sini," ujarnya.

Kini, Warinah menunggu bantuan untuk dirinya dan keluarga. Dia berharap rumah yang terbakar bisa diperbaiki.

"Nanti kalau dibangun lagi semua kita tinggal lagi di situ. Kalau disaranin gimana, ya kita ikutin aja. Nanti iya, Mas. Kan kalau di sini nanti bisanya yang penting KTP-nya jadi, kartu keluarga juga jadi. Ya, saya mau ikut anak ini yang bisa, mau ngontrakin apa mau di kampung," katanya.