IBL juga menyebut perekrutan Daffa dilakukan setelah Kesatria berpisah engan dua guard lokal, Indra Muhammad dan Andre Rorimpandey.
Pada musim 2026, Daffa tampil dalam 20 pertandingan bersama Pacific dengan rata-rata waktu bermain 29 menit per laga. Dia mencatatkan rata-rata 9,4 poin per laga, 2,4 rebound, tiga assist, dan satu steal.
Catatan tersebut menjadi rata-rata tertinggi Daffa sepanjang kariernya di IBL. Pemain berposisi point guard itu bergabung dengan Pacific sejak 2022 dan berkembang menjadi pemain yang identik dengan klub Surabaya tersebut.