Empat kategori tersebut disiapkan untuk menjaring individu dengan kiprah dan kontribusi yang berbeda. Berikut bidang yang dapat dipilih masyarakat saat mengusulkan tokoh.

Kategori pendidikan diberikan kepada individu yang memiliki dedikasi dalam mendirikan maupun mengembangkan pendidikan nonformal. Kandidat dapat berasal dari kalangan yang membuka akses pembelajaran bagi masyarakat, mengembangkan metode belajar di luar sekolah, atau menjalankan program pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi kelompok masyarakat tertentu.

Di Jawa Barat, sosok seperti penggerak taman baca, pendiri lembaga pendidikan masyarakat, maupun individu yang menghadirkan program belajar inovatif di daerah dapat menjadi kandidat sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.

Bidang kesehatan menghadirkan kategori Inovator Teknologi Kesehatan. Penghargaan ini diberikan kepada individu, profesional, atau akademisi yang menghasilkan inovasi melalui riset klinis maupun laboratorium. Bentuk inovasinya dapat berupa penemuan obat, terapi, alat kesehatan, maupun teknologi kesehatan lainnya.

Kandidat dapat berasal dari perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, lembaga penelitian, ataupun lingkungan pengembang teknologi yang menghasilkan inovasi dengan manfaat bagi masyarakat.