"Kita waktu itu sempat pacaran dulu berduaan kayak makan, jalan-jalan, pijat juga. Aku alhamdulillah dapat pijat karena aku kayak, 'Kayaknya aku gak bisa pijat deh', kan karena orang-orang pulang mau pijet gitu. Aku kayaknya nggak bisa pijet, nggak mungkin aku izin pijet lagi tuh kayaknya kurang bagus gitu ya minta ke suami. Jadi kayak eh ternyata dapet waktu berduaan kita pijet berdua," ungkapnya sambil tersenyum.

Menurut Kesha, sikap Adhi yang mau terlibat dalam urusan rumah tangga merupakan bentuk kerja sama tim redaksi suami dan istri. Ia pun bersyukur sang suami tidak memiliki pandangan patriarki mengenai pembagian tugas di rumah.

"Alhamdulillah sih suamiku mau diajak berkontribusi buat jagain anak-anak, bersihin rumah, beres-beres rumah karena yang kita pelajarin selama berumah tangga, rumah tangga tuh saling sih. Jadi kayak semuanya saling. Kalau berdua kayaknya semuanya akan terlihat lebih mudah dan ternyata emang bener gitu. Makanya sekecil-kecilnya juga sampai jagain anak dan beres-beres rumah tuh berdua jadinya kan terlihat lebih mudah kan," tegas Kesha.

Kesha berharap apa yang dilakukan Adhi dapat menjadi contoh bagi para suami. Terlebih, ia melihat lingkungan pertemanan sang suami juga memiliki kebiasaan yang sama dalam mengurus keluarga.