Para peserta diseleksi langsung oleh Ismed dan Atep. Mereka diuji kemampuan dasar sepak bola seperti passing, dribbling hingga shooting. Dari proses seleksi ini terplih 70 anak yang berkesempatan untuk mengikuti seleksi lanjutan yang dilaksanakan di Soccerfield, Bogor.

"Tahun ini, kami melanjutkan campaign dengan mengusung kembali tema sepak bola karena besarnya potensi dan animo masyarakat Indonesia pada sepakbola. Seperti tahun sebelumnya, program ini bertujuan untuk membina dan mendukung anak-anak yang bercita-cita menjadi pemain profesional. Melalui program ini, kami memberikan mereka bantuan praktis untuk mencapai impian dan harapan mereka," jelas Lee Chulwong selaku representatif Daehong Indonesia.

Dari total 70 anak yang lolos seleksi awal, disaring lagi menjadi 40 besar. Mereka harus melewati beberapa ujian seperti Agility hurdles & cones; Sprint; Inside-outside dribble dan Precision shooting. Proses penilaian tak hanya dilakukan oleh Atep dan Ismed tapi juga mendapat masukan dari Shin.

Melalui seleksi lanjutan ini, dipilih 40 bakat terbaik dan dibagi menjadi 4 tim yaitu Tim Macan, Tim Harimau, Tim Elang dan Tim Rajawali, di mana masing-masing tim akan berjumlah 10 pemain. Ismed akan melatih Tim Elang dan Tim Rajawalil, sementara Atep melatih Tim Macan dan Tim Harimau.