NADIKABAR.COM — Partai Gerindra menarik diri dari wacana pemakzulan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu. Ketua DPC Gerindra Tapteng Hazmi Arif Simatupang ditegur partai karena melakukan gerakan tanpa koordinasi.
"Kita kasih teguran, bahkan dia sudah menarik pernyataan sikapnya itu, dia tidak berkoordinasi dengan DPD dan DPP," kata Ketua DPD Gerindra Sumut Ade Jona Prasetyo saat dihubungi, Selasa (8/9/2026).
Ade Jona menyebutkan Tapteng merupakan kabupaten yang sedang melakukan pemulihan pascabencana. Sehingga semua pihak harus bersatu dalam pemulihan.
"Kemudian kan Tapteng itu kan kabupaten pascabencana, jadi kita sama-sama untuk bersatu gimana cepat pulih semua yang di Tapteng itu," tuturnya.
dihimpun dari keterangan resmi, Hazmi menyatakan menarik pernyataannya tersebut. Dia mengatakan DPC Partai Gerindra sudah tidak terlibat lagi dalam pernyataan sikap bersama tersebut.
"Saya Hazmi Arif Simatupang Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Tengah dengan ini menyatakan menarik pernyataan yang telah kami sampaikan di dalam sikap bersama 5 partai politik, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai PKB dan Partai PAN yang disampaikan beberapa waktu yang lalu," katanya dalam video yang diterima NadiKabar.com, Selasa (8/9).