Sementara itu, pengerjaan jalan akses kawasan legislatif sepanjang 3,7 kilometer yang telah mencapai 30,4 persen difokuskan pada pembukaan badan jalan dan penataan sistem drainase utama. Jalur logistik tersebut disiapkan untuk menunjang kelancaran pergerakan alat berat serta distribusi material konstruksi.
Selain memantau persil Gedung DPD RI, rombongan senator juga meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis lainnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, mencakup kompleks Istana Negara dan Istana Wakil Presiden.
Pemerintah menargetkan penuntasan sarana di Kawasan Legislatif ini dapat memperkuat fungsi kelembagaan negara secara bertahap seiring beroperasinya Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru.