Upaya itu, kata Puan, perlu didukung dengan menghubungkan modernisasi dengan kesiapan prajurit dan kemampuan negara mempertahankan penggunaannya dalam jangka panjang.
βSituasi geopolitik global yang dinamis menuntut TNI untuk terus menjadi prajurit yang profesional, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,β katanya.
Untuk itu, dia berharap negara terus memberikan perhatian kepada prajurit dan keluarga mereka. Kepastian kesejahteraan, pelayanan kesehatan, dan dukungan bagi keluarga, menurut dia, merupakan bagian dari tanggung jawab negara terhadap mereka yang menjalankan pengabdian.
βPendidikan, latihan, pemeliharaan, dan kesejahteraan prajurit harus memperoleh perhatian bersama agar investasi pertahanan menghasilkan kemampuan yang dapat diandalkan,β katanya.