NADIKABAR.COM — Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta mengajak para lanjut usia (lansia) untuk tetap aktif, sehat, dan terus belajar di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, bertambahnya usia bukan menjadi alasan untuk berhenti bergerak, berbagi pengalaman, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
"Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk hidup, belajar, berbagi, dan bermanfaat tidak pernah mengenal batas. Lansia bukan kelompok yang harus selalu dibantu, melainkan sumber pengalaman, kebijaksanaan, kasih sayang, serta bagian penting dari keluarga dan masyarakat," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
Yunita yang juga merupakan anggota aktif DPRD Badung itu menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan inklusi Sekolah Lansia Berdaya yang digelar Pimpinan Daerah Aisyiyah Badung di Ruang Pertemuan Gosana III Sekretariat DPRD Badung, Minggu (27/9).
Kegiatan tersebut mengangkat tema 'Lansia Berdaya, Sehat, dan Bijak Bermedia Sosial di Era Digital'. Dalam pemaparannya, Yunita turut menyoroti pentingnya mengubah pandangan bahwa lansia merupakan kelompok yang pasif dan hanya membutuhkan bantuan.
Menurut Yunita, konsep 'Lansia Berdaya' mencakup kemampuan untuk tetap mandiri, aktif, produktif, serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Hal tersebut dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas sederhana, seperti berkebun, membaca, dan memasak.
Selain menjaga kesehatan dan tetap aktif, Yunita mendorong para lansia untuk memiliki kemampuan literasi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat kemampuan menyaring informasi menjadi hal yang penting, termasuk ketika menggunakan media sosial.
"Di era digital saat ini, kita semua harus tetap cakap dan bijak dalam memanfaatkan media sosial, terutama dalam menyaring informasi agar terhindar dari berita bohong (hoax)," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Siti Khalifah menjelaskan bahwa program Sekolah Lansia Berdaya tersebut merupakan instruksi langsung dari Majelis Kesehatan Sosial Pusat.
Sebagai informasi, kegiatan yang turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Badung, Zachrolina itu dirancang sebagai wujud nyata kepedulian organisasi agar para senior di Kabupaten Badung dapat terus merawat semangat hidup, menjadi mentor bagi generasi muda, serta tetap bermakna di tengah kemajuan zaman.