Kegiatan ini diikuti oleh instansi pemerintah dari Guangdong, Hong Kong, dan Macao, lembaga penelitian, perguruan tinggi, perusahaan inovasi teknologi, akademisi, serta berbagai tim peserta dari sektor konstruksi.
βKompetisi ini menjadi platform dan hub kolaborasi teknologi industri konstruksi tingkat tinggi yang mendorong pertukaran teknologi," kata Dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unad) itu.
Kemudian pengembangan talenta Sumber Daya Manusia (SDM) konstruksi, sinergi industri, dan saling berbagi hasil inovasi.
Ia menambahkan kegiatan ini menunjukkan bagaimana teknologi robotika mulai memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi, keselamatan kerja, dan kualitas pembangunan di sektor konstruksi.