NADIKABAR.COM — Ketua Umum Paguyuban Seluruh Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilianto Tanta mengikuti senam dan jalan pagi bareng 3.000 peserta Chairy Walk & Health Day 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi rangkaian penutupan Munas VIII PSMTI.

PSMTI Charity Walk & Health Day 2026 digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/9). Dahlan Iskan memimpin senam, kemudian dilanjutkan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka flag off peserta jalan pagi.

Wilianto Tanta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta yang telah hadir bersama-sama membuka acara PSMTI Charity Walk & Health Day 2026. Katanya, acara ini dihadiri 3.000 peserta.

"Salah satu kegiatan ini memang penting. Karena kenapa? Ini kesehatan, silaturahmi dengan masyarakat, apalagi kami tahu bahwa di DKI ini kalau setiap hari minggu bikin car free day," ucap Wilianto, Senin (7/9/2026).

Wilianto mengaku sengaja memilih lokasi ini untuk agenda jalan sehat agar dapat memperkenalkan PSMTI ke masyarakat luas, khususnya di Ibu Kota. Dia berharap PSMTI bisa 3 kali lebih baik kedepannya.

"Bagaimanapun ini pusat kota orang ramai sekalian kami memperkenalkan kepada masyarakat ibukota masyarakat Indonesia bahwa PSMTI juga hadir di tengah-tengah masyarakat," paparnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono mengapresiasi PSMTI yang menggabungkan kegiatan olahraga, layanan kesehatan, dan aksi sosial dalam satu kegiatan yang terbuka bagi masyarakat. Selain jalan sehat dan senam bersama, PSMTI Charity Walk & Health Day 2026 juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis serta layanan akupunktur bagi masyarakat.

"Saya mengapresiasi seluruh jajaran PSMTI, panitia, peserta, dan komunitas yang terlibat. Semoga semangat kebersamaan dan aksi sosial yang dibangun hari ini terus berlanjut dan ikut menguatkan perjalanan Jakarta menuju kota global yang inklusif dan berkelanjutan," paparnya.

Diketahui, rangkaian Munas VIII PSMTI berlangsung di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, pada 4-6 September 2026. Munas VIII PSMTI dihadiri oleh perwakilan dari 30 provinsi dan 260 kabupaten/kota.

Dalam kegiatan tersebut, Wilianto Tanta kembali terpilih memimpin PSMTI secara aklamasi. Setelah melewati sejumlah tahapan, Wilianto Tanta kembali terpilih secara aklamasi untuk masa kepengurusan 2026-2030.

Selain menetapkan kepemimpinan organisasi, Munas VIII PSMTI juga menghasilkan keputusan penting yang meneguhkan kembali jati diri dan arah perjuangan PSMTI sebagai wadah pemersatu seluruh marga Tionghoa Indonesia.

Dalam sidang pleno Munas, melalui pemungutan suara, nama organisasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia berubah menjadi Paguyuban Seluruh Marga Tionghoa Indonesia.