"Kita bangsa besar, kita tak mungkin akan menjadi kecil, cuma karena tantangan-tantangan ini. Jawabannya harus menang," tegas Okto.
Okto juga menilai tim CdM memiliki rencana cadangan dalam setiap situasi yang dihadapi. Termasuk terkait Timnas basket yang turut berdampak karena adanya banjir besar di Nagoya."Hal seperti ini bukan pertama kali. Saya pernah jadi CdM di Olimpiade 2016, setiap situasi ada kondisi plan. Dan saya yakin pak Todotua Padaribu dari olahraga basket, sehingga saya sangat pede pasti setiap permasalahan akan dicarikan solusinya yang terbaik untuk para atletnya," tegasnya.
Begitu pun soal skema keberangkatan tim Asian Games untuk kloter berikutnya."Skemanya memaksimalkan menyesuaikan keadaan. Bahwa kemarin pada saat mau berangkat airport ditutup, kami cari solusi dan komunikasikan dengan atlet dan ofisial. Jika mereka setuju dengan skema itu kami laksanakan karena yang paling utama memastikan pelayanan kepada atlet sehingga mereka bisa tampil maksimal," kata Okto.