Ia menjelaskan bahwa atlet harus siap menghadapi berbagai kondisi dalam pertandingan, termasuk cuaca dan karakter kuda yang berbeda. Di Rusia, para atlet Indonesia diberikan 10 ekor kuda untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet.

Bagi Arsa, kejuaraan di Moskow juga memiliki makna tersendiri. Ini merupakan penampilan ketiganya di Rusia dan ia selalu berhasil membawa pulang medali emas.

"Alhamdulillah ini ketiga kalinya saya ke Rusia. Tiga-tiganya bisa membawa medali emas, alhamdulillah. Tahun 2023, 2024, dan 2026," ungkapnya.

KONI Pusat juga mendorong pembinaan Berkuda Memanah terus diperluas di berbagai kelompok usia, termasuk penguatan pembinaan atlet perempuan. Dengan kategori yang tersedia mulai dari anak-anak hingga master, peluang regenerasi atlet Indonesia di cabang olahraga tersebut dinilai masih terbuka luas.