Kepedulian tersebut tidak bisa terwjud dari satu orang melainkan kolaborasi pribadi, kelompok, dan juga pe merintah dan berbagai pihak lain. Karena itu dalam kesempatan yang sama, apresiasi juga diberikan kepada kepala daerah sebagai pembina umum Karang Taruna tingkat kabupaten.

Adapun lima kepala daerah yang masuk dalam daftar penerima penghargaan tersebut berasal dari Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bali.

Menurut Budisatrio, dukungan kepala daerah dan kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam memperluas pengabdian sosial serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Ini membesarkan hati kita karena kita tidak sendirian dalam memberikan pengabdian, bantuan, dan sentuhan kepada saudara-saudara kami yang sangat membutuhkan," tuturnya.

Menutup pesannya, Budisatrio mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk kembali meneguhkan semangat kebersamaan, mengenang jasa para pendiri bangsa dan pahlawan, serta melanjutkan kontribusi dalam pembangunan nasional melalui pengabdian sosial.

Ia juga menegaskan pentingnya membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam perjuangan dan pembangunan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

"Kami membuka kesempatan, harapan, mimpi bagi anak-anak muda yang ingin membangun bangsa ini melalui perjuangan, pergerakan, dan pembangunan sosial yang berdampak kepada masyarakat luas," pungkasnya.