"Saya dan Jay sangat dekat, kami selalu berkomunikasi baik harian maupun mingguan dan bahkan sekarang juga. Baru saja saya berkomunikasi dengan dia, kami membahas sesuatu," kata Jay saat memberikan keterangan di ruang media SUGBK, Kamis (24/9).

"Tentu kami kehilangan Jay, dia memberikan wejangan. Kami harus melakukan sesuatu tanpanya, dengan pemain yang kami miliki yang juga tetap memiliki kualitas. Kami dalam proses mencari identitas yang diinginkan," ujarnya menambahkan.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman juga mengakui kehilangan Jay. Absennya Jay membuat Timnas Indonesia kehilangan sosok penting di lini belakang.