Khofifah menyampaikan kebutuhan terhadap sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi keamanan digital merupakan kebutuhan mendasar sehingga perlu terus ditambah.
Apabila Indonesia semakin banyak memiliki kemampuan di bidang itu, maka upaya proteksi terhadap segala bentuk ancaman dapat ditanggulangi semaksimal mungkin.
"Bahwa kita harus memproteksi data dan memproteksi keamanan semuanya, baik dari keamanan nasional, perbankan, dan sektor-sektor swasta lainnya," ujarnya.
Sementara itu, University Rector for Indonesia and Southeast Asia KCL Prof Simon Tenner, mengatakan, gagasan menambah dua program studi baru, tak lepas dari langkah kolaborasi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah, kata Simon, sempat memberikan penjelasan kepada dirinya tentang peningkatan dan pengembangan keterampilan masyarakat dalam bidang keamanan siber.