"Jadi dari Wiraraja Madura menyiapkan untuk bisa langsung membangun di awal tahun 2027, hanya beberapa bulan setelah penandatanganan sejumlah nota kesepahaman awal Agustus lalu. Ini memperlihatkan komitmen untuk memperkuat ekonomi Indonesia dengan mitra-mitra dari negara tetangga," ujar Khofifah.
Sementara itu, Presiden Direktur PT. Wiraraja Madura Internasional Akhmad Ma'ruf Maulana menjelaskan, wilayah industri Bangkalan itu akan mendukung pengembangan sektor industri, logistik, hingga energi ramah lingkungan. Nantinya, sektor yang akan dikembangkan dalam zona industri ini meliputi bioetanol, furnitur, tekstil, bahkan panel surya.
"Maka, wilayah industri ini merupakan objek vital dan butuh kerjasama semua pihak untuk menyukseskannya. Saya terima kasih sekali kepada Bu Gubernur yang senantiasa mendukung kami sehingga saya yakin pembangunannya dapat diakselerasi," katanya.