"Ini juga merupakan tindak lanjut dari apa yang menjadi inspirasi, masukan, aspirasi paguyuban masyarakat Kalimantan Timur asal Jawa Timur yang disampaikan pada saat Misi Dagang dan Investasi Jatim dan Kaltim pada tahun 2024 yang lalu," ujarnya.
Khofifah mengatakan Bank Jatim perlu mengidentifikasi peluang ekonomi secara terperinci, termasuk kemungkinan kerja sama dengan bank milik negara dan swasta untuk mendukung proyek berskala besar.
"Kalau ada potensi-potensi yang bisa kita maksimalkan dalam skala besar seperti yang tadi Bapak Gubernur Kaltim sampaikan rasanya memang butuh konsorsium,” tuturnya.
Sebuah konsorsium yang memungkinkan untuk bisa di-handle oleh Bank Jatim dan bank-bank himbara maupun bank swasta lainnya di Kalimantan Timur.