Berdasarkan data situasi dan sebaran karhutla di Jawa Timur, tercatat 184 kejadian dengan total luas lahan terbakar mencapai 11.449 hektare di 26 kabupaten. Kebakaran tersebut menyasar sejumlah kawasan pegunungan, di antaranya Gunung Bromo, Arjuno, Semeru, Butak, dan Ijen.
Maka dari itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, dan elemen masyarakat menjadi kunci penting menguatkan mitigasi dan meminimalkan risiko serta dampak kejadian karhutla.
Khofifah membeberkan pelaksanaan penanganan karhutla di Jawa Timur telah dilakukan pelbagai upaya, salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Selain itu, ada pula pelaksanaan water bombing yang bekerja sama dengan BNPB.