NADIKABAR.COM — Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta menilai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat mengoptimalkan distribusi informasi publik agar lebih luas, akurat, dan merata.
Wakil Ketua KI DKI Jakarta Luqman Hakim Arifin dalam Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) bertajuk "Keterbukaan Informasi Publik di Era AI: Peran Pers dan Media Siber" di Jakarta, Senin, mengatakan tren konsumsi informasi masyarakat saat ini telah bergeser ke platform berbasis kecerdasan buatan.
"Konsumsi informasi masyarakat di era AI saat ini mengalami perubahan. Kalau dulu mungkin orang mengakses berita di situs web, tetapi saat ini justru bergeser ke AI Overview. Karena itu, berita-berita yang ada di KI mesti dibuat dengan mempertimbangkan tren AI ini," kata Luqman dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dia pun menegaskan pelaksanaan FGD tersebut merupakan momentum penting untuk memperoleh wawasan dan rekomendasi dalam memperkuat Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di era digital, yang memiliki keterkaitan erat dengan insan pers dalam penyebarluasan informasi.