NADIKABAR.COM — Polemik tim redaksi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan pengusaha sound horeg berakhir dengan sikap saling memaafkan. Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim KH Ma'ruf Khozin memilih tidak memperpanjang persoalan setelah pengusaha sound horeg asal Jawa Tengah, Setyo Budi Mularso, meminta maaf atas ucapannya yang menyebut MUI Jatim dengan kata 'goblok'.
Kiai Ma'ruf saat dikonfirmasi mengaku telah memaafkan Setyo dan tidak sakit hati atas pernyataan tersebut.
"Sudah dimaafkan. Saya dan boleh jadi mewakili MUI Jatim sudah memaafkan. Saya tidak ada kata sakit hati, bagi kami, kami terus belajar," kata Kiai Ma'ruf kepada NadiKabar, Kamis (10/9/2026).
Kiai Ma'ruf menegaskan, setelah acara live tersebut, dirinya bahkan sempat bersalaman dan berfoto bersama dengan para pengusaha sound horeg.