NADIKABAR.COM β€” Chatbot kecerdasan artifisial atau akal imitasi (AI) menawarkan berbagai dukungan untuk memudahkan aktivitas, termasuk merencanakan perjalanan wisata.

Namun, chatbot kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude membutuhkan masukan informasi dan perintah yang spesifik agar bisa memberikan saran rencana perjalanan wisata yang lebih baik.

Berikut strategi menggunakan AI untuk merencanakan liburan yang disusun oleh The New York Times dan disiarkan kembali oleh Channel News Asia pada 27 September 2026.

Berikan informasi dan perintah detail

Untuk mendapatkan hasil yang lebih personal dan sesuai kebutuhan, berikanlah informasi detail mengenai preferensi perjalanan pribadi, seperti selera perjalanan, tujuan perjalanan, serta saran yang sudah diperoleh.

​​​​​​​Ethan Mollick, profesor yang mempelajari AI di Universitas Pennsylvania, menyarankan pelaku perjalanan bersikap jujur dan blak-blakan dalam menyampaikan informasi dan perintah kepada chatbot AI.

Informasi dan perintah mengenai rencana perjalanan yang diinginkan, seperti jenis layanan hotel dan restoran yang disukai serta objek-objek wisata yang ingin dikunjungi, sebaiknya disampaikan secara jelas dan spesifik.

Selain profil perjalanan, hasil riset lain dari sumber informasi perjalanan favorit atau saran dari teman sebaiknya juga disampaikan agar asisten AI dapat memanfaatkannya untuk merekomendasikan rencana perjalanan.