"Kalau bicara menang, semua pasti mau menang. Tetapi buat saya, yang lebih penting adalah setelah dari Singa Cup ini, para pemain semakin termotivasi untuk terus fokus berlatih demi menaikkan level mereka," kata Pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, dalam keterangan persnya.
"Baru kita bicara soal hasil di atas lapangan, karena sebetulnya apa yang kami lakukan di sini adalah untuk mencari pemain berpotensi untuk nantinya dikembangkan agar bisa menjadi tulang punggung tim nasional. Semoga mereka bisa terus tekun berproses meningkatkan level permainan," ujar Timo.
Penyerang MilkLife Kickers, Albianca Raula, juga menilai persaingan Singa Cup 2026 berlangsung lebih intens. Meski menjalani persiapan relatif singkat, ia melihat adanya peningkatan kekompakan dan chemistry antarpemain.
"Tahun ini lebih intens secara permainan. Kemudian secara tim, saya merasa musim ini lebih kompak secara permainan, chemistry satu sama lain juga nyambung. Padahal, bisa dibilang persiapan yang kami jalani termasuk singkat," kata Albianca.
"Tapi, saya pribadi puas dengan hasil yang kami dapatkan di Singa Cup tahun ini. Pengalaman di sini jadi memotivasi saya untuk latihan lebih keras untuk menjadi pemain yang lebih baik lagi," sambungnya.