Breezon MC-32 memiliki Ozone Depleting Potential (ODP) nol sehingga tidak merusak lapisan ozon. Produk tersebut juga memiliki Global Warming Potential (GWP) yang sangat rendah.

Selain aspek lingkungan, Breezon MC-32 memiliki tingkat kemurnian minimal 99,7 persen berat. Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan produk tersebut berpotensi menghemat konsumsi listrik sekitar 20 hingga 30 persen dengan kebutuhan massa pengisian yang lebih rendah dibandingkan refrigeran sintetis.

Ia menjelaskan, pengembangan Breezon juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama melalui pengembangan produk yang memperhatikan aspek lingkungan dan efisiensi energi.

Upaya tersebut sejalan dengan transformasi Kilang Plaju dalam mendukung operasional yang lebih berkelanjutan, termasuk pengembangan Green Refinery sebagai bagian dari perjalanan Pertamina menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060.