NADIKABAR.COM — Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap sejumlah kejahatan lintas negara sebelum menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Kiprahnya di Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan dedikasi dan ketegasan luar biasa dalam memberantas jaringan kejahatan internasional yang merugikan bangsa.

Salah satu prestasi gemilangnya yang menyita perhatian publik adalah keberhasilannya memimpin operasi perburuan hingga memulangkan Dewi Astutik, seorang buronan internasional yang bersembunyi di luar negeri. Dewi Astutik alias PA atau Mami adalah seorang gembong narkoba internasional asal Ponorogo, Jawa Timur, yang menjadi aktor intelektual di balik berbagai kasus penyelundupan narkotika skala besar di Indonesia dan jaringan lintas negara.

Ia sempat menjadi buronan internasional sebelum akhirnya ditangkap dalam operasi senyap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), BAIS TNI, Kepolisian Kamboja, dan KBRI Phnom Penh pada 1 Desember 2025 di Sihanoukville, Kamboja.

Rekam jejak sukses ini menegaskan kapasitas dan integritas Jenderal Suyudi Ario Seto dalam menangani kasus-kasus berskala global. Pengalaman berharga di BNN tersebut menjadi fondasi kuat baginya dalam memimpin Korps Bhayangkara, sekaligus mempertegas komitmen Polri untuk tidak memberikan ruang aman bagi para buronan kasus kejahatan luar biasa, di mana pun mereka bersembunyi.

Berikut kilas balik Jenderal Suyudi dalam memulangkan Dewi Astutik, dirangkum NadiKabar, Sabtu (3/10/2026).