NADIKABAR.COM — PT Kimia Farma (Persero) Tbk berhasil memangkas rugi bersih 94 persen hingga kuartal III 2026 melalui transformasi bisnis, efisiensi operasional, serta penguatan fundamental dan keuangan perusahaan.
Direktur Utama Kimia Farma Djagad Prakasa Dwialam mengatakan pihaknya mencatatkan perbaikan kinerja keuangan yang signifikan hingga kuartal III 2026, yang mana selain perbaikan laba usaha dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA), Perseroan juga berhasil menekan rugi bersih secara signifikan.
"Dari rugi bersih Rp234 miliar pada Triwulan III 2025, angka tersebut turun menjadi Rp13 miliar pada periode yang sama tahun 2026, atau membaik sekitar 94,49 persen. Penurunan rugi bersih tersebut merupakan perkembangan penting dalam perjalanan transformasi Kimia Farma," kata Djagad dalam keterangannya di Jakarta, Senin.