Didorong oleh iklim yang lebih hangat dan kering, Danau Bonneville menyusut dan terpecah menjadi beberapa danau yang hingga kini masih eksis seperti Danau Utah, Danau Sevier, dan Danau Great Salt.
Setelah kering, hamparan luas ini juga berubah menjadi area pegunungan. Hal ini disebabkan oleh adanya pergerakan kerak bumi yang menimbulkan patahan dan kian menjulang di atas bekas dasar danau.
Dalam citra Landsat, lingkaran dan teras hasil erosi gelombang menandai tempat-tempat di mana gelombang pernah bertemu dengan pantai. Dasar danau purba tampak jauh lebih pucat daripada pegunungan yang lebih gelap dan medan bervegetasi di sekitarnya.
Menariknya, meskipun telah berubah sejak ribuan tahun lalu, batas-batas danau ini masih dapat dilihat secara jelas dari luar angkasa. Di beberapa cekungan yang sangat rendah, masih terdapat air yang belum menguap. Saat air tersebut menguap akan membentuk mineral yang terkonsentrasi dan akhirnya menjadi endapan garam yang memiliki perbedaan warna dengan sekitarnya.
Siklus banjir dan penguapan yang berulang selama ribuan tahun juga turut menjadi faktor yang menjadi pengaruh bagaimana tanah liat halus, marl, pasir, dan sedimen lainnya terakumulasi di dasar danau selama danau itu ada.