NADIKABAR.COM — Diah Ayu Ratna Saputri merasakan adanya perbedaan saat kuliah di Indonesia dengan di India. Beberapa di antaranya soal biaya kuliah, etos belajar mahasiswa, dan makanan yang murah.

Selama menjadi mahasiswa di Gujarat University, Diah menceritakan bahwa mahasiswa lokal masih banyak yang membawa bekal makanan dari rumah. Sementara di Indonesia, membawa bekal makanan umumnya dilakukan oleh siswa sekolah.

"Uniknya itu, teman-teman kelasku banyak yang bawa bekal itu loh. Kalau di kita kan mungkin kalau udah jadi mahasiswa, udah kuliah gitu kan malas banget bawa bekal makanan. Tapi teman-temanku yang di India itu mereka tuh bawa bekal tiap hari," katanya kepada detikEdu, ditulis Senin (15/9/2026).

Saking terbiasanya membawa bekal, banyak teman Diah yang sengaja membawa lebih dari satu sendok. Tujuannya agar teman-teman lain bisa mencicipi bekal yang dibawa.

"Dia (teman-temanku) tuh suka kalau apa yang dia bawa itu dirasain sama orang lain. Maksudnya kayak dia tuh suka selalu minta aku buat ngicipin kayak 'Enak nggak? Enak nggak?' kayak gitu," tambahnya.

Selama ini, konten media sosial banyak yang menampilkan kondisi makanan kaki lima di India yang terkesan jorok dan jalanan semrawut. Bagi Diah, anggapan semacam ini terlalu digeneralisasi.

Menurut Diah, tempat yang jorok hampir ada di semua negara. Di India sendiri, ada lebih banyak tempat yang bersih, rapi, dan ramah kantong.