"Saya tidak bisa mengirim uang untuk membeli buku, dan karena itu dia tidak menelepon saya selama delapan hari," kata Ramabai. "Karena itulah saya memutuskan harus ikut lomba dan memenangkannya."

Ketika sandalnya terus terlepas saat berlari, Ramabai melepasnya, mengangkat sedikit sari yang dikenakannya, lalu berlari tanpa alas kaki. Ia kemudian melesat meninggalkan peserta lain dan menjadi juara di kategori perempuan usia 30-60 tahun.

Putri sulungnya, Pooja, juga meraih hadiah setelah finis di posisi kedua dalam kelompok usianya. Namun, ia justru memberikan pujian kepada sang ibu, yang menurutnya adalah sosok yang berani.

Tanpa persiapan apa pun, Ramabai berhasil menjadi juara dalam kategori perempuan usia 30 hingga 60 tahun meski berlari mengenakan sari dan sandal jepit. (Kiran Sakle/BBC)

Sejak suaminya meninggal dunia pada 2012, Ramabai menjadi satu-satunya pencari nafkah bagi keluarganya.

"Saya melakukan pekerjaan apa pun yang bisa saya dapatkan," ujarnya. "Saya memanen kedelai dan kacang arab di lahan milik orang lain. Saya juga mengumpulkan kunyit, mengolahnya, lalu menjualnya."

Ramabai berhenti sekolah pada usia 13 tahun. Karena itu, menurutnya, kedua putrinya harus memiliki kesempatan yang tidak pernah ia miliki.

"Saya percaya selama masih hidup, saya harus melakukan segala yang saya bisa agar putri-putri saya mendapatkan pendidikan yang baik."

Harapan seperti itu juga dimiliki jutaan keluarga di India. Namun, membawa seorang anak menempuh pendidikan hingga memperoleh pekerjaan yang stabil sering kali membutuhkan persiapan bertahun-tahun, persaingan yang ketat, dan bagi banyak keluarga, biaya yang tidak sedikit.

Salah satu putri Ramabai tengah mempersiapkan diri mengikuti rekrutmen kepolisian, sementara putrinya yang lain bercita-cita masuk layanan sipil. Keduanya merupakan jalur karier yang sangat kompetitif menuju pekerjaan di sektor pemerintahan, yang dianggap menawarkan keamanan pekerjaan dan status sosial yang tinggi.

Putri sulung Ramabai, Pooja (kiri), tengah mempersiapkan diri mengikuti seleksi kepolisian di sekolah tempat ibunya bekerja sebagai juru masak. (KiranSakle/BBC)

Jutaan anak muda di India menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mempersiapkan ujian semacam itu, sering kali mesti pula membayar biaya bimbingan belajar serta berbagai materi pembelajaran.