Buku "Srivijaya" menyelami jejak sejarah Kerajaan Sriwijaya yang pernah menjadi kekuatan maritim terbesar di Asia Tenggara sejak abad ke-7 Masehi, menguasai rute perdagangan laut, serta menjadi simpul penting dalam jaringan dunia dan pusat pembelajaran agama Buddha.
Sejumlah jejak sejarah penting dari abad ke-7 itu yang tersimpan di Museum Nasional Indonesia meliputi Prasasti Kedukan Bukit serta Prasasti Telaga Batu yang memuat teks sumpah setia sekaligus kutukan bagi siapa pun yang berkhianat pada raja.
Selain jejak sejarah Sriwijaya, Museum Nasional turut memamerkan mahakarya Nusantara lainnya, seperti Arca Manjusri dari abad ke-10 yang melambangkan kebijaksanaan tertinggi ajaran Buddha Mahayana, serta Arca Prajnaparamita yang melengkapi ruang edukasi publik bagi masyarakat.