Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto mengatakan, ketika ditemukan, Rini terlihat duduk seorang diri bersama barang bawaannya. Wajahnya menunjukkan kecemasan karena tidak memiliki uang lagi untuk meneruskan perjalanan.

Kepada petugas, Rini kemudian menceritakan apa yang dialaminya. Ia ingin pulang ke Yogyakarta dari Jakarta, tetapi perjalanan dengan taksi online terpaksa berakhir di Indramayu karena persoalan biaya.

"Kami juga tidak tahu latar belakangnya bagaimana, yang jelas dia diturunkan oleh taksi online itu di SPBU Tulungagung," ujar Suripto kepada NadiKabar, Senin (31/8/2026).

Bagi petugas, persoalan malam itu bukan sekadar bagaimana mengamankan seorang warga yang membutuhkan pertolongan. Ada satu hal lain yang harus segera dipikirkan: bagaimana Rini bisa meneruskan perjalanan pulang dengan aman.

Polisi kemudian mencari pilihan transportasi yang memungkinkan. Koordinasi dilakukan dengan petugas Stasiun Jatibarang. Harapannya, masih ada kereta yang bisa membawa Rini menuju Yogyakarta pada malam tersebut. Upaya itu membuahkan hasil.

Ada KA Singasari yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Jatibarang pada pukul 00.20 WIB dengan tujuan Stasiun Lempuyangan.

Waktunya sempit. Petugas kemudian menggunakan mobil patroli untuk mengantar Rini dari SPBU menuju Stasiun Jatibarang. Bukan hanya mengantarkan, polisi juga membantu membelikan tiket kereta untuknya. Harga tiket tersebut mencapai Rp330.000.

Sesampainya di stasiun, petugas tidak langsung meninggalkan Rini. Mereka tetap mendampinginya di peron hingga perempuan tersebut benar-benar masuk ke dalam gerbong kereta.