NADIKABAR.COM — Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru (KJRI JB) memfasilitasi penandatanganan dua nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Malaysia dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Tangerang, Banten, Kamis.
Nilai total kedua kesepakatan tersebut mencapai 234.000 dolar AS atau setara Rp4,2 miliar, yang mencakup kontrak pembelian produk pangan olahan Indonesia senilai 134.652 dolar AS (sekitar Rp2,4 miliar) serta penjajakan kemitraan investasi dan pengembangan bisnis dengan nilai indikatif 100.000 dolar AS (sekitar Rp1,8 miliar).
KJRI, dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Kamis, menyatakan fasilitasi ini merupakan wujud nyata diplomasi ekonomi KJRI Johor Bahru guna memperluas penetrasi pasar komoditas nasional ke Malaysia, mempertemukan mitra usaha potensial, serta mendorong terbentuknya kerja sama strategis yang saling menguntungkan.
Di sektor perdagangan komoditas pangan, kesepakatan ditandatangani oleh CV Berkah Pangan Nusantara asal Sidoarjo, Jawa Timur, dan MAW Global Trading dari Malaysia.
Kerja sama ini memuat komitmen ekspor tepung bumbu, aneka bumbu masakan, dan kondimen produksi Indonesia untuk memasok kebutuhan pasar konsumen di kawasan Johor dan Pahang.
Perwakilan MAW Global Trading, Ahmad Amirul Latepi (Adam), menyatakan bahwa potensi pasar produk pangan olahan khas Indonesia di Semenanjung Malaysia bagian selatan dan pantai timur masih sangat terbuka lebar.