NADIKABAR.COM β Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat berupaya menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET), meski masih menghadapi keterbatasan pasokan dan modal usaha.
βHET itu bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik anggota maupun non-anggota. Yang penting jaminan pasokannya setiap minggu untuk barang-barang HET dan subsidi itu sesuai dengan jumlah penduduk di setiap kelurahan,β kata Ketua KKMP Karang Anyar, Siswanto saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Siswanto mengatakan, koperasi yang mulai beroperasi pada 1 Oktober 2025 itu melayani anggota maupun masyarakat umum dengan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, seperti Minyakita, LPG 3 kilogram, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula, tepung, hingga kopi.
Ia menyebut Minyakita dijual Rp15.700 per liter, LPG 3 kg Rp16.000 per tabung, dan beras SPHP Rp60.000 per kemasan lima kilogram.
Menurut Siswanto, harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga yang ditemui di sejumlah pedagang sekitar.
Ia mencontohkan Minyakita di pasaran dapat mencapai Rp20.000-Rp22.000 per liter, sedangkan LPG 3 kg berkisar Rp20.000-Rp25.000 per tabung.
"Selain harga lebih rendah, kita juga berupaya menjaga pasokannya tetap stabil agar dapat diakses oleh masyarakat," ujarnya.
Sejak beroperasi, kata dia, KKMP Karang Anyar telah menghimpun sekitar 300 anggota. Jumlah omzet koperasi selama Oktober 2025 hingga September 2026 mencapai sekitar Rp750 juta, dengan nilai penjualan bulanan yang bervariasi mengikuti ketersediaan pasokan.
Ia mengatakan koperasi masih mengandalkan simpanan pokok, simpanan wajib, dan penyertaan modal anggota untuk menjalankan usaha.
Dalam operasionalnya, KKMP juga mendapat bantuan dari Lurah Karang Anyar berupa peminjaman kendaraan dan dukungan petugas untuk mengangkut barang, sehingga pengurus dapat menghemat biaya transportasi.
Siswanto berharap pasokan kebutuhan pokok dapat terjaga secara rutin agar koperasi terus menyediakan barang sesuai HET bagi anggota dan masyarakat sekitar.
"Ini murni perjuangan masyarakat, sehingga kalau bisa kami dibantu," katanya.